(FWA 2026/1/8)Kementerian Ketenagakerjaan (MOL) memiliki rencana Taiwan untuk mengizinkan lulusan asing bekerja sebagai sopir, setelah sebelumnya mengumumkan rancangan amandemen pada bulan Maret tahun lalu. Namun, rencana tersebut ditunda karena adanya perbedaan pendapat dari masyarakat dan saat ini sedang ditinjau ulang. Biro Jalan Raya (Highway Bureau) di bawah Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa, sesuai dengan saran dari kementerian terkait, usulan persyaratan kemampuan bahasa Mandarin bagi pelajar asing yang nantinya bekerja sebagai sopir (pengemudi) penumpang dan kargo telah ditingkatkan ke TOCFL Band B Level 3 (B1). Usulan ini telah diserahkan ke Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan. Jika disetujui, syarat gaji diperkirakan tetap sesuai rencana sebelumnya, yaitu NT$50.000 untuk pekerjaan transportasi penumpang dan NT$43.000 untuk pekerjaan transportasi kargo.
Biro Jalan Raya menjelaskan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan pada akhir Maret tahun lalu mengumumkan proposal bahwa mahasiswa asing yang lulus akan dapat bekerja dalam pekerjaan teknis seperti sopir truk, asisten kargo, serta sopir bus jalan raya dan kota. Karena adanya pendapat berbeda, Kementerian Ketenagakerjaan meminta Kementerian Perhubungan untuk mengevaluasi kembali.
Karena kekhawatiran masyarakat mengenai kemampuan bahasa pelajar yang mungkin tidak memadai, Biro Jalan Raya, setelah berkonsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan Imigrasi, menaikkan usulan persyaratan tes kemampuan bahasa Mandarin dari TOCFL Tingkat Dasar (A2) ke TOCFL Tingkat Lanjutan (B1). Pendapat revisi kebijakan tersebut telah dikirim ke Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan pada pertengahan November tahun lalu untuk pembahasan lebih lanjut.
Setelah peraturan resmi direvisi nanti, operator transportasi mobil yang mempekerjakan lulusan Mahasiswa Asing dan Tionghoa Perantauan harus memastikan pelamar memenuhi persyaratan kemampuan bahasa. Selain itu, mereka harus memiliki kualifikasi mengemudi yang sah, lisensi profesional, atau telah menyelesaikan kursus pelatihan. Dalam rencana masa depan ini, gaji bulanan untuk pekerjaan transportasi penumpang tidak boleh kurang dari NT$50.000, dan untuk pekerjaan transportasi kargo tidak boleh kurang dari NT$43.000.
Menurut data statistik Biro Jalan Raya bulan Desember lalu, industri bus kota kekurangan 1.367 sopir, dan industri bus jalan raya kekurangan 661 sopir, dengan total kekurangan 2.028 sopir.
Menurut draf yang diusulkan sebelumnya oleh Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan, lulusan Mahasiswa Asing dan Tionghoa Perantauan yang bekerja sebagai sopir kargo atau penumpang akan diwajibkan mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) Taiwan. Asisten kargo perlu mendapatkan sertifikat teknisi forklift, dan staf manajemen keselamatan penumpang perlu mendapatkan sertifikat manajemen keselamatan SMS.





