(FWA 2026/6/4)Musim pajak di Taiwan telah berakhir, apakah saya berhak mendapatkan pengembalian pajak? Kapan saya akan menerimanya? Ini mungkin pertanyaan yang paling umum di antara para ekspatriat dan pekerja migran asing di Taiwan. Sebenarnya, tidak semua orang dijamin mendapatkan pengembalian pajak. Hal ini tergantung pada apakah pajak yang dipotong di muka (withheld tax) dan kredit pajak Anda lebih besar dari pajak terutang aktual Anda. Biasanya, jika Anda memiliki gaji yang sangat tinggi atau menerima bonus akhir tahun yang besar, kemungkinan besar Anda akan mengalami pemotongan pajak di awal. Hal ini juga akan terlihat jelas pada saat pelaporan pajak Anda; jika tidak demikian, kemungkinan Anda tidak akan menerima pengembalian. Mari kita jelaskan secara detail di bawah ini.

1. Apakah semua orang mendapatkan pengembalian pajak? Apa saja persyaratannya?

Tidak semua wajib pajak yang melapor akan menerima pengembalian.

Secara umum, Anda memenuhi syarat untuk pengembalian pajak hanya jika “pajak yang dipotong di muka” ditambah “kredit pajak” melebihi “pajak terutang” Anda. Misalnya, jika Anda memiliki gaji yang tinggi atau bonus akhir tahun yang besar yang menghasilkan pemotongan pajak di awal, atau jika Anda memiliki pengeluaran yang dapat dikurangkan yang lebih tinggi seperti investasi signifikan atau pembelian properti, atau jika Anda benar-benar membayar pajak lebih, Anda mungkin akan mendapatkan pengembalian.

Selain itu, Anda harus menyelesaikan pelaporan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (Individual Income Tax) Anda dalam batas waktu yang ditentukan. Pada prinsipnya, jika Anda memiliki pengembalian, jumlah tersebut akan ditampilkan di dalam sistem. Pengembalian hanya akan dicairkan setelah pelaporan Anda diverifikasi dan disetujui oleh Biro Perpajakan Nasional (National Taxation Bureau / NTB). Oleh karena itu, tidak semua orang akan mendapatkan pengembalian pajak. Pada kenyataannya, pengembalian berarti Anda mungkin telah membayar pajak di awal atau membayar lebih, dan Anda hanya akan mendapatkannya kembali jika memenuhi syarat. Jika gaji Anda tidak dipotong pajak atau Anda tidak membayar pajak apa pun, maka tidak akan ada pengembalian pajak.

2. Saya menerima pesan teks yang memberitahukan tentang pengembalian pajak. Apakah itu asli? Bagaimana cara memverifikasinya?

Ini kemungkinan besar adalah penipuan, mohon jangan pernah mengklik tautan apa pun atau memberikan data pribadi! Taktik penipuan terus berkembang, jadi harap perhatikan detail berikut ini:

Biro Perpajakan Nasional (NTB) menyatakan bahwa mereka TIDAK AKAN PERNAH:

  • Secara proaktif memberi tahu Anda tentang pengembalian pajak melalui pesan teks, email, media sosial, atau panggilan telepon.

  • Meminta Anda untuk pergi ke ATM atau menggunakan perbankan online untuk melakukan operasi terkait.

  • Jika ada cek pengembalian pajak, cek tersebut akan dikirim melalui pos tercatat ganda (double-registered mail) beserta pemberitahuan untuk mengambilnya. Jika surat tidak diklaim dan kedaluwarsa, kantor pos tidak akan secara proaktif menelepon wajib pajak.

Mengidentifikasi taktik dan bahasa penipuan:

  • Menciptakan rasa urgensi: Sering menggunakan ungkapan seperti “segera kedaluwarsa,” “tangani segera,” atau “jika tidak, Anda akan dihukum” untuk membuat Anda terburu-buru.

  • URL Palsu: Memberikan domain non-pemerintah (seperti “.com”, “.net”) atau tautan terselubung yang bukan “.gov.tw”, atau menambahkan huruf/angka bahasa Inggris sebelum kata “gov”.

  • Meminta informasi pribadi yang sensitif: Meminta Anda memasukkan nomor KTP/ARC, nomor rekening bank, detail kartu kredit, atau kode verifikasi ponsel.

Saluran verifikasi yang benar (Tiga JANGAN Anti-Penipuan: Jangan percaya, Jangan klik, Jangan transfer):

  • Hubungi Saluran Siaga Anti-Penipuan Kepolisian Nasional: 165.

  • Hubungi saluran layanan bebas pulsa NTB: 0800-000-321.

  • Telepon langsung atau kunjungi kantor NTB setempat atau kantor polisi terdekat untuk memverifikasi.

3. Bagaimana dan di mana saya dapat memeriksa apakah saya mendapat pengembalian pajak?

Anda dapat memeriksanya secara online di bagian “Pertanyaan Pengembalian Pajak Orang Asing” (Alien Tax Refund Inquiry) di portal eTax Kementerian Keuangan. Berdasarkan kantor NTB tempat Anda melapor pajak, silakan pilih tautan yang sesuai:

Informasi yang dibutuhkan untuk pertanyaan:

  • Tahun Pertanyaan (Tahun Masehi)

  • No. UI (Nomor Izin Tinggal untuk Orang Asing / ARC)

  • Tanggal Lahir (Tahun/Bulan/Hari Masehi)

Anda dapat memeriksanya secara online di bagian "Pertanyaan Pengembalian Pajak Orang Asing" di portal eTax Kementerian Keuangan
Anda dapat memeriksanya secara online di bagian “Pertanyaan Pengembalian Pajak Orang Asing” di portal eTax Kementerian Keuangan

4. Jika saya mendapat pengembalian, bagaimana uangnya akan dibayarkan kepada saya?

NTB menyediakan dua metode pengembalian utama:

1. Pengembalian Setoran Langsung

  • Saat melapor, berikan “rekening simpanan NTD” Anda di bank atau kantor pos di Taiwan.

  • Pengembalian pajak akan ditransfer langsung ke rekening yang ditunjuk pada hari pengembalian. Ini menghemat waktu Anda pergi ke bank untuk mencairkannya, dan sepenuhnya menghilangkan risiko cek hilang, rusak, kedaluwarsa, atau diklaim oleh orang lain.

2. Cek Pengembalian Pajak

  • Jika Anda tidak memberikan nomor rekening, atau jika transfer ke rekening yang Anda tunjuk gagal karena penutupan rekening atau alasan lain, NTB akan beralih menerbitkan cek pengembalian pajak dan mengirimkan surat pemberitahuan untuk pengambilan.

  • Pengambilan yang diwakilkan: Jika Anda tidak dapat mengambil cek pengembalian pajak secara langsung, atau jika Anda berencana untuk meninggalkan Taiwan sebelum pengembalian dikeluarkan, Anda dapat mengisi “Surat Kuasa Pengambilan Pengembalian Pajak” dan melampirkan salinan kartu identitas atau ARC wakil tersebut, bersama dengan salinan halaman tanda tangan paspor Anda, untuk memberi wewenang kepada perwakilan (seperti perusahaan agensi tenaga kerja) guna mengambil cek atas nama Anda.

5. Jadwal Pengembalian Pajak? (Pajak Penghasilan Orang Pribadi 2025)

Untuk pengembalian pajak penghasilan orang pribadi bagi warga negara asing (Alien Individual Income Tax), biasanya diproses dalam 2 gelombang.

Gelombang PengembalianTanggal Pencairan Pengembalian
Gelombang 11 Agustus setiap tahun (ditunda jika bertepatan dengan hari libur)
Gelombang 211 September setiap tahun (ditunda jika bertepatan dengan hari libur)

6. Apa lagi yang harus saya perhatikan?

  • Jangan menutup rekening Anda sebelum menerima pengembalian: NTB mengingatkan wajib pajak untuk memeriksa dengan teliti keakuratan informasi rekening mereka saat mengisi data, dan jangan menutup rekening tersebut sebelum menerima dana pengembalian.

  • Menangani cek pengembalian pajak yang kedaluwarsa: Jika Anda menerima cek pengembalian pajak, pastikan untuk menyetornya ke bank dalam “periode pencairan” yang tertera. Jika melewati batas waktu, Anda harus datang langsung ke kantor NTB untuk mengajukan perpanjangan.

  • Langkah penting pengambilan pajak sebelum meninggalkan Taiwan: Untuk mencegah rekening pekerja migran asing dimanfaatkan oleh kelompok penipu setelah mereka pulang, sangat disarankan agar pekerja migran menutup rekening bank mereka sebelum berangkat. Lalu bagaimana jika ada pengembalian pajak yang harus diambil? NTB merekomendasikan metode perwakilan pengambilan cek yang memiliki mekanisme pelindungan keamanan:

    1. Lapor dan daftarkan informasi perwakilan: Saat melapor melalui “Sistem Pelaporan Elektronik Pajak Penghasilan Orang Asing”, silakan pilih “Pengembalian Cek”, daftarkan “Data Perwakilan Pengambilan Cek Pengembalian Pajak” di dalam sistem, dan cetak “Surat Kuasa Pengambilan Pengembalian Pajak”.

    2. Proses pengambilan yang diwakilkan: Pekerja migran dapat memberi wewenang kepada perusahaan agensi tenaga kerja atau pihak yang diberi kuasa untuk mengambil cek pengembalian pajak dari NTB, dengan membawa surat kuasa, salinan halaman tanda tangan paspor pekerja, dan salinan kartu identitas atau izin tinggal (ARC) pihak yang mewakili.

    3. Tindakan keamanan: NTB secara khusus hanya akan menerbitkan cek silang (crossed checks) untuk kasus semacam ini. Cek tersebut harus disetor ke dalam rekening lembaga keuangan resmi, sehingga arus kas transparan dan dapat dilacak. Setelah perusahaan agensi tenaga kerja mengambil dan menyetorkannya, mereka dapat mentransfer dana tersebut ke rekening yang ditunjuk oleh pekerja migran di negara asalnya sesuai kesepakatan. Hal ini secara efektif mengurangi perselisihan penipuan dan risiko kerugian finansial.


Artikel ini disusun berdasarkan informasi dari Biro Perpajakan Nasional dan hanya untuk referensi. Untuk masalah pengembalian pajak tertentu, peraturan resmi yang akan berlaku. Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan hubungi saluran layanan orang asing di masing-masing cabang NTB: daftar kontak, atau kunjungi kantor NTB setempat secara langsung untuk konsultasi.