(FWA 2026/06/26)
Berdasarkan standar Hak Asasi Manusia internasional, Taiwan telah menghapus pemeriksaan antibodi HIV dari daftar
pemeriksaan kesehatan. Oleh karena itu, pemberi kerja dilarang merampas hak kerja warga negara asing dengan dalih kondisi penyakit yang dideritanya.
Mengingat tidak ada subsidi biaya pengobatan infeksi HIV bagi orang asing di Taiwan, dengan perkiraan biaya pengobatan mencapai sekitar NT$ 200.000 per tahun, maka orang asing disarankan untuk melakukan skrining HIV di negara asal terlebih dahulu.
Sebelum datang ke Taiwan untuk bekerja diimbau untuk membeli asuransi kesehatan guna meringankan beban finansial. Selain itu, mereka juga dapat memeriksakan diri secara mandiri ke rumah sakit untuk menjalani skrining HIV dan mengetahui status infeksi masing-masing.
Apabila seorang warga negara asing terinfeksi virus HIV, hak kerjanya akan tetap mendapatkan perlindungan. Jika menghadapi situasi atau masalah terkait hal ini, maka dapat melapor melalui Saluran Konsultasi dan Pengaduan Ketenagakerjaan 1955.
※Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang pekerjaan, tempat tinggal, transportasi, atau kehidupan sehari-hari di Taiwan, ITaiwan AI Genie selalu siap melayani Anda.
預防愛滋病,即早篩檢及早治療
依國際人權規範,臺灣已取消HIV抗體健康檢查項目,雇主不得以外國人病症狀況剝奪其工作權益
由於非本國籍人士在我國治療HIV感染之費用無提供補助,每年治療費用約為新臺幣20萬元,若為HIV感染者建議非本國籍人士先於母國接受HIV篩檢
來臺工作前應購買醫療保險,以降低財務負擔,亦可自行至醫院進行HIV篩檢,瞭解自身感染狀況
若外國人感染HIV病毒,其工作權仍受到保障,如遇有相關情形可向1955勞工諮詢申訴專線反映




